Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Andra Soni Gandeng Cambridge, Banten Bidik Sekolah Unggulan Bertaraf Internasional

Redaksi
Selasa, 12 Mei 2026
Last Updated 2026-05-12T11:41:05Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
Pemprov Banten mulai menjajaki kurikulum Cambridge untuk mendongkrak mutu pendidikan. Sekolah unggulan ditargetkan hadir di setiap kabupaten dan kota.


SERANG, bbiterkini – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mulai membidik standar pendidikan internasional. Gubernur Banten, Andra Soni, menjajaki kerja sama strategis dengan Cambridge Indonesia guna meningkatkan mutu pendidikan sekaligus menyiapkan sekolah unggulan di setiap daerah.


Langkah itu mengemuka saat Andra menerima audiensi perwakilan Cambridge Indonesia di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Selasa (12/5/2026).


Di tengah upaya memperluas akses pendidikan melalui pembangunan sekolah baru dan Program Sekolah Gratis, Pemprov Banten kini mulai menggeser fokus pada peningkatan kualitas pendidikan agar mampu bersaing di level nasional hingga internasional.


Menurut Andra, pembangunan pendidikan tidak cukup berhenti pada penyediaan bangku sekolah. Pemerintah daerah, kata dia, kini harus memastikan kualitas pembelajaran ikut meningkat.


“Pada tahun 2025 dan sebelumnya, Pemprov Banten memberikan akses seluas-luasnya kepada anak-anak Banten untuk mendapatkan pendidikan SMA dan SMK yang layak. Mulai dari pembangunan unit sekolah baru, ruang kelas baru hingga Program Sekolah Gratis yang telah berjalan satu tahun. Insya Allah akan kita luaskan sampai tingkat Madrasah Aliyah,” ujar Andra.


Namun demikian, ia menegaskan bahwa akses pendidikan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas.


“Setelah akses terbuka, tentu kualitas harus meningkat. Salah satu upaya kita adalah membangun kerja sama dengan profesional pendidikan. Kita mulai dari CMBBS (Cahaya Madani Banten Boarding School),” katanya.


Andra juga mengungkapkan Pemprov Banten telah menyiapkan regulasi untuk pengelolaan sekolah unggulan. Targetnya, sekolah berkualitas dengan standar tinggi tidak hanya terpusat di wilayah tertentu, tetapi hadir di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten.


“Ke depan kita ingin ada sekolah-sekolah unggulan di setiap kabupaten dan kota di Provinsi Banten. Tapi sekolah unggulan ini harus tetap terjangkau bagi semua kalangan,” tegasnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten, Jamaluddin, menyebut Gubernur telah menandatangani Pergub Banten Nomor 24 Tahun 2026 tentang pengelolaan SMA CMBBS.


Menurutnya, regulasi tersebut mengatur delapan standar pengelolaan sekolah unggulan, mulai dari kurikulum, sarana prasarana, standar isi hingga proses pembelajaran.


“Kabupaten dan kota diharapkan mengirimkan anak-anak terbaiknya ke CMBBS sebagai salah satu sekolah unggulan di Provinsi Banten,” ujarnya.


Di sisi lain, tim Cambridge Indonesia, Adri Prakoso, menjelaskan bahwa sistem pendidikan Cambridge mengedepankan pembelajaran terintegrasi, berorientasi pada siswa, multilingual, serta memiliki standar internasional yang terkoneksi dengan jejaring global.


Ia menyebut saat ini baru beberapa sekolah di Indonesia yang menerapkan sistem Cambridge, di antaranya SMA 1 Teladan Yogyakarta, SMAN Unggulan MH Thamrin Jakarta, SMAN Sumatera Selatan, dan SMAN 3 Ponorogo.


Bagi Banten, penjajakan ini menjadi sinyal perubahan arah pendidikan. Setelah memperluas akses sekolah melalui program gratis dan pembangunan fasilitas, tantangan berikutnya adalah memastikan kualitas pendidikan daerah mampu mencetak siswa yang siap bersaing, tak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.



Penulis: David Nababan 

Editor: Noval Abraham 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Tag Terpopuler

Iklan