BREAKING NEWS

Tinawati Andra Soni Dorong IWAPI Jadi Motor Penggerak Ekonomi Perempuan Banten

Ketua TP PKK Banten Tinawati Andra Soni menerima jajaran IWAPI Banten di Gedung PKK Provinsi Banten, Kota Serang, Selasa (26/5/2026).

SERANG, bbiterkini – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mendorong Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Banten untuk mengambil peran lebih besar dalam memperkuat pemberdayaan perempuan dan ketahanan ekonomi keluarga di Banten.

Ajakan itu disampaikan Tinawati saat menerima jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah IWAPI Provinsi Banten di Gedung PKK Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Selasa (26/5/2026).

Menurut Tinawati, perempuan pelaku usaha memiliki posisi strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah. Kehadiran IWAPI dinilai mampu menjadi ruang kolaborasi sekaligus penggerak lahirnya perempuan mandiri dan produktif di Provinsi Banten.

“Pertemuan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus pertukaran pengalaman antar perempuan pengusaha. Ini membuktikan perempuan Banten mampu berdaya dan memiliki potensi besar untuk berkembang,” ujar Tinawati.

Ia menilai anggota IWAPI yang berasal dari berbagai latar belakang usaha dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, khususnya di sektor UMKM perempuan.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, pelaku usaha perempuan menjadi salah satu penopang utama sektor UMKM nasional yang selama ini berkontribusi besar terhadap perekonomian keluarga dan daerah.

“Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat pemberdayaan perempuan sekaligus menunjang pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten,” katanya.

Perkuat Kolaborasi UMKM Perempuan

Sementara itu, Ketua DPD IWAPI Provinsi Banten, Renny Fonda, menyampaikan apresiasi atas sambutan TP PKK Provinsi Banten terhadap kepengurusan baru IWAPI.

Menurut Renny, kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum memperkenalkan program kerja IWAPI yang akan dijalankan dalam mendukung penguatan UMKM perempuan dan pengembangan usaha anggota.

“Kami memiliki berbagai kegiatan dan keahlian usaha dari para anggota IWAPI. Mudah-mudahan program yang kami jalankan dapat dikolaborasikan dengan program PKK Provinsi Banten,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sinergi antara organisasi perempuan dan pelaku usaha menjadi langkah penting untuk memperkuat daya saing UMKM sekaligus membuka peluang usaha baru bagi perempuan di Banten.

Usai pertemuan, pengurus IWAPI menyerahkan sejumlah produk unggulan hasil usaha anggota, mulai dari madu spesial dan royal jelly berbahan tumbuhan endemik Taman Nasional Ujung Kulon, jamu tradisional, hingga berbagai produk UMKM lainnya.

Kolaborasi antara TP PKK dan IWAPI diharapkan tidak berhenti pada agenda seremonial semata, tetapi mampu melahirkan program nyata yang berdampak langsung terhadap penguatan ekonomi perempuan dan kesejahteraan keluarga di Provinsi Banten.


Penulis: David Nababan 

Editor: Arohman Ali 

Pilihan Redaksi

Trending Hari Ini