Tim Kicau Perum Tangerang Jadi Wadah Pecinta Murai Batu dan Lahirkan Burung Berprestasi
![]() |
| Komunitas pecinta murai batu di Cibodas ini aktif membina burung berkualitas hingga rutin mengikuti berbagai lomba berkicau di Kota Tangerang. |
TANGERANG, bbiterkini – Di tengah menjamurnya komunitas pecinta burung berkicau, Tim Kicau Perum Tangerang muncul sebagai salah satu wadah yang aktif melahirkan murai batu berprestasi di Kota Tangerang.
Komunitas yang berdiri sejak tahun 2021 itu diketuai Hasan dan bermarkas di kawasan Jalan Kameswara Raya, Cibodas, Kota Tangerang. Hingga kini, komunitas tersebut terus menjadi tempat berkumpul para pecinta murai batu untuk berbagi pengalaman, mempererat silaturahmi, sekaligus meningkatkan kualitas burung peliharaan mereka.
Berbagai aktivitas positif rutin dilakukan para anggota. Mulai dari perawatan harian, menjaga kebersihan kandang, mengatur pola makan, hingga melatih mental dan kualitas suara burung agar mampu tampil maksimal saat mengikuti lomba burung berkicau.
Saat rekan media menyambangi posko Tim Kicau Perum Tangerang pada Selasa (18/05/2026), suasana hangat dan penuh kebersamaan terlihat di antara para anggota komunitas. Suara kicauan murai batu terdengar bersahutan di area posko sambil para penghobi berdiskusi mengenai perkembangan burung andalan mereka masing-masing.
Ketua komunitas, Hasan, mengatakan kualitas murai batu sangat dipengaruhi oleh pola perawatan dan asupan makanan yang tepat. Ia menyebut burung miliknya yang bernama “Mp3” menjadi salah satu andalan di komunitas tersebut.
“Asupan makanan sangat berperan penting untuk meningkatkan kualitas suara kicau yang dihasilkan,” ujar Hasan kepada wartawan.
Tak hanya menjadi tempat menyalurkan hobi, komunitas murai batu tersebut juga aktif mengikuti berbagai event lomba burung berkicau di Kota Tangerang bersama komunitas lainnya.
Salah satu anggota, Putra Ambon, pemilik murai batu bernama “Maxwin”, mengatakan ajang perlombaan menjadi sarana pembuktian kualitas sekaligus motivasi untuk terus menciptakan burung berprestasi.
“Ini bukan sekadar hobi, tetapi juga ajang adu prestasi untuk menciptakan burung berkualitas dan berpotensi juara,” kata Ambon.
Selain kualitas suara dan performa di arena lomba, nama-nama unik yang diberikan kepada burung peliharaan juga menjadi ciri khas tersendiri di kalangan penghobi murai batu. Nama tersebut biasanya menggambarkan karakter maupun harapan pemilik terhadap burung andalannya.
Salah satunya milik Zainal Febriyanto yang memberi nama “Hercules” kepada murai batu kesayangannya. Burung tersebut dikenal sebagai salah satu andalan komunitas dan beberapa kali meraih prestasi juara dalam berbagai event lomba burung berkicau.
Keberadaan Tim Kicau Perum Tangerang kini bukan hanya menjadi wadah para pecinta murai batu di Kota Tangerang, tetapi juga menjadi komunitas positif yang aktif melahirkan burung-burung berkualitas dan berprestasi di arena perlombaan.
Penulis: Dina/Anwar
Editor: Noval Abraham
.webp)