BREAKING NEWS

Remaja Tenggelam di Sungai Ciujung Lebak Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban yang ditemukan di aliran Sungai Ciujung, Kabupaten Lebak, Sabtu (7/6/2026).

LEBAK, BBITerkini – Muhamad Soleh (14), remaja asal Kampung Umbulan, Desa Mekaragung, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, yang dilaporkan hilang saat berenang di Sungai Ciujung, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Sabtu (7/6/2026) pagi.

Korban ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB di wilayah Kampung Sangiang, Desa Pabuaran, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Lokasi penemuan berjarak kurang lebih lima kilometer dari titik awal remaja tersebut dilaporkan tenggelam di Kampung Rancasema, Desa Kaduagung Timur, Kecamatan Cibadak.

Kepala Subseksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banten, Risky Dwianto, membenarkan penemuan korban setelah proses pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan.

“Korban atas nama Muhamad Soleh, usia 14 tahun, warga Kampung Umbulan, Desa Mekaragung, Kecamatan Cibadak, telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan sekitar lima kilometer dari lokasi kejadian awal dengan posisi telungkup,” kata Risky dalam keterangan resmi yang diterima BBITerkini, Sabtu (7/6/2026).

Menurut Risky, jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang penambang pasir yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi penemuan. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas yang tengah melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Ciujung.

Mendapat laporan tersebut, tim SAR gabungan segera menuju lokasi dan melakukan proses evakuasi. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Pencarian terhadap remaja tersebut berlangsung sejak laporan hilang diterima hingga akhirnya ditemukan pada hari kedua operasi SAR. Penyisiran dilakukan melalui jalur sungai dan darat dengan melibatkan unsur Basarnas, BPBD, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat setempat.

“Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman,” ujarnya.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan. Seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke instansi masing-masing setelah misi kemanusiaan tersebut dinyatakan selesai.

“Operasi SAR kondisi membahayakan manusia terhadap satu orang tenggelam di Sungai Ciujung resmi ditutup dan seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing,” tegas Risky.

Penemuan korban mengakhiri upaya pencarian yang dilakukan sejak laporan hilang diterima. Setelah proses evakuasi selesai, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya.

Penulis: Duleh

Editor: Arohman Ali

Pilihan Redaksi

Trending Hari Ini