Pembatas Jalan di Akses Tol Cikande Jadi Keluhan, Warga Sebut Pernah Terjadi Kecelakaan
![]() |
| Pembatas jalan di akses Gerbang Tol Cikande dari Jalan Raya Serang–Jakarta yang menjadi perhatian sejumlah pengguna jalan. |
SERANG, BBITerkini – Seorang warga mengaku pernah mengalami kecelakaan saat melintas di akses menuju Gerbang Tol Cikande dari Jalan Raya Serang–Jakarta pada malam hari. Peristiwa tersebut membuat keberadaan pembatas jalan di lokasi itu menjadi sorotan sejumlah pengguna jalan yang berharap adanya peningkatan penanda keselamatan.
Akses menuju Gerbang Tol Cikande merupakan salah satu jalur strategis yang setiap hari dilalui kendaraan pribadi, sepeda motor, kendaraan operasional perusahaan hingga truk logistik yang keluar masuk kawasan industri di wilayah Cikande. Tingginya aktivitas kendaraan membuat aspek keselamatan lalu lintas menjadi perhatian penting bagi masyarakat.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Jumat (5/6/2026) malam, arus kendaraan menuju Gerbang Tol Cikande terpantau cukup ramai. Kendaraan dari berbagai arah terlihat terus melintas, sementara di tengah jalur terdapat pembatas jalan yang berfungsi mengarahkan arus kendaraan menuju pintu masuk tol.
Dari kejauhan, ujung pembatas jalan terlihat berada di area percabangan jalur menuju gerbang tol. Pada malam hari, pengendara dituntut lebih fokus memperhatikan kondisi jalan karena lalu lintas masih cukup padat dan sorotan lampu kendaraan dari berbagai arah dapat memengaruhi konsentrasi saat berkendara.
Pantauan di lapangan juga menunjukkan pada bagian ujung pembatas telah terdapat penanda keselamatan. Namun sejumlah pengguna jalan berharap penanda tersebut dapat dibuat lebih mencolok sehingga lebih mudah dikenali dari jarak yang cukup, khususnya pada malam hari.
Saat ditemui wartawan BBITerkini di sekitar lokasi, Piya, salah seorang pengguna jalan yang kerap melintas di kawasan tersebut, mengaku pernah mengalami kecelakaan akibat tidak melihat keberadaan pembatas jalan saat malam hari.
"Saya pernah mengalami kecelakaan di sini saat malam hari. Waktu itu saya tidak melihat pembatas jalan hingga akhirnya menabraknya," ujar Piya.
Menurut Piya, pembatas jalan memiliki fungsi penting untuk mengatur arus kendaraan yang menuju gerbang tol maupun yang tetap melanjutkan perjalanan di jalur utama. Namun ia berharap penanda keselamatan di sekitar lokasi dapat lebih mudah terlihat oleh pengendara.
"Kalau ada penanda yang lebih jelas atau lebih mudah terlihat dari jauh, pengendara tentu bisa lebih cepat mengantisipasi saat melintas," katanya.
Keluhan serupa juga disampaikan Andri, seorang pekerja di kawasan industri Cikande yang hampir setiap hari menggunakan akses tersebut. Ia mengaku selalu berusaha lebih berhati-hati saat melintas pada malam hari karena kondisi lalu lintas yang cukup ramai.
"Kalau malam memang harus lebih fokus karena kendaraan cukup ramai. Pengendara yang belum terbiasa melintas di sini perlu memperhatikan kondisi jalan dengan baik," ujarnya.
Menurut Andri, keberadaan fasilitas keselamatan jalan yang mudah terlihat sangat membantu pengguna jalan dalam mengenali kondisi jalan di depannya. Terlebih pada malam hari ketika konsentrasi pengendara sering terbagi oleh kondisi lalu lintas dan sorotan lampu kendaraan dari arah berlawanan.
Akses Gerbang Tol Cikande diketahui menjadi salah satu jalur penting yang menghubungkan kawasan industri dengan berbagai wilayah di Kabupaten Serang dan sekitarnya. Mobilitas kendaraan yang tinggi membuat keselamatan pengguna jalan menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.
Sejumlah pengguna jalan berharap adanya evaluasi terhadap fasilitas keselamatan di sekitar pembatas jalan tersebut. Menurut mereka, peningkatan penanda keselamatan maupun perangkat pendukung lainnya dapat membantu pengendara mengenali kondisi jalan lebih cepat sehingga perjalanan menjadi lebih aman dan nyaman.
Bagi masyarakat yang rutin melintasi akses Gerbang Tol Cikande, keselamatan menjadi kebutuhan utama. Mereka berharap fasilitas pendukung lalu lintas di lokasi tersebut dapat terus ditingkatkan agar aktivitas masyarakat maupun kendaraan logistik yang melintas setiap hari dapat berlangsung dengan lebih aman, terutama pada malam hari.
Penulis: Dahyani
Editor: Redaksi BBI
