Investasi Rp150 Miliar Masuk Lebak, Kawasan Industri 110 Hektare Disiapkan di Cileles
![]() |
| Foto: Kepala DPMPTSP Kabupaten Lebak, Lingga Segara, menyampaikan kesiapan Pemkab Lebak mendukung investasi asal Tiongkok yang direncanakan masuk ke kawasan industri Cileles. |
LEBAK, BBITerkini – Kabupaten Lebak kembali menarik minat investor untuk menanamkan modal di wilayahnya. Investasi asal Tiongkok senilai Rp150 miliar disiapkan masuk ke Kecamatan Cileles melalui pengembangan kawasan industri seluas 110 hektare yang direncanakan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di daerah tersebut.
Pemerintah Kabupaten Lebak menyatakan kesiapan untuk mendukung realisasi investasi tersebut dengan memberikan kemudahan perizinan serta menjaga iklim usaha yang kondusif bagi para pelaku investasi.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lebak, Lingga Segara, mengatakan pemerintah daerah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi investor yang menanamkan modalnya di Kabupaten Lebak.
“Kami siap memberikan pelayanan terbaik, di antaranya kemudahan proses perizinan dan keamanan bagi investor asing,” kata Lingga Segara dalam keterangannya, Kamis.
Menurutnya, investasi memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Selain meningkatkan aktivitas ekonomi, investasi juga dapat mendorong pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Untuk mendukung pengembangan kawasan industri, Pemerintah Kabupaten Lebak telah menetapkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2023 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Tahun 2023–2043.
Melalui regulasi tersebut, pemerintah menyiapkan sekitar 10.000 hektare kawasan industri yang tersebar di 13 kecamatan sebagai ruang pengembangan investasi jangka panjang.
Meski membuka peluang investasi, pemerintah daerah menegaskan tetap mengedepankan prinsip pembangunan berkelanjutan dengan mengutamakan industri yang ramah lingkungan.
“Kami tetap mengutamakan investor yang membuka industri hijau dan ramah lingkungan,” ujar Lingga.
Berdasarkan informasi yang diterima DPMPTSP Kabupaten Lebak, perusahaan asal Tiongkok, PT Bondara Global International, berencana mengembangkan usaha di sektor perumahan jadi atau fabrikasi rumah tipe 36 di kawasan industri yang disiapkan di Cileles.
Selain sektor perumahan, rencana investasi juga mencakup pembangunan pusat data (data center), sekolah yang berfokus pada pengembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), serta industri manufaktur yang memproduksi keramik, pintu, dan berbagai perlengkapan bangunan lainnya.
Pemerintah Kabupaten Lebak berharap investasi tersebut dapat direalisasikan sesuai rencana sehingga memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.
“Kami berharap investasi itu bisa direalisasikan sehingga membawa dampak positif terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala DPMPTSP Provinsi Banten, Virgojanti, mengungkapkan bahwa PT Bondara Global International telah mulai melaksanakan investasi di Kabupaten Lebak.
Menurutnya, kehadiran investasi tersebut dapat menjadi daya tarik bagi investor lain untuk menanamkan modal di Provinsi Banten, khususnya di wilayah yang tengah berkembang sebagai kawasan industri baru.
“Nilai investasi Rp150 miliar di Cileles, Kabupaten Lebak,” kata Virgojanti.
Penulis: Adi
Editor: Noval Abraham
