Truk Tambang Hantam Motor di Cikupa Dua Warga Curug Tewas
![]() |
| Kecelakaan maut di Jalan Raya Serang, Tangerang, menewaskan dua pemotor usai motor yang mereka tumpangi ditabrak truk tambang di depan Metro Hospital. (Dok. Ilustrasi) |
Tangerang, bbiterkini – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Serang, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Selasa (19/5/2026). Dua orang pemotor tewas di lokasi setelah sepeda motor yang mereka tumpangi dihantam truk tambang.
Insiden tragis tersebut terjadi sekitar pukul 00.05 WIB di KM 16,5 Jalan Raya Serang, tepatnya di depan Metro Hospital. Korban diketahui mengendarai sepeda motor Suzuki Smash bernomor polisi B-3276-NYN.
Kepala Unit Penegakan Hukum Satlantas Polresta Tangerang, Ipda Purbawa, mengatakan kecelakaan bermula saat truk tambang yang dikemudikan pria berinisial N (55) melaju dari arah Cikupa menuju Serang.
Saat melintas di lokasi kejadian, truk diduga gagal mengantisipasi kendaraan di depannya hingga akhirnya menghantam sepeda motor yang dikendarai korban A (53) bersama penumpangnya, NF (26).
“Truk tersebut membentur sepeda motor yang dikendarai korban A bersama penumpang perempuan NF yang berada di depannya dan melaju satu arah,” ujar Purbawa.
Benturan keras membuat kedua korban mengalami luka parah. Pengendara motor mengalami cedera berat di bagian kepala, sementara penumpangnya mengalami luka serius pada bagian kaki. Keduanya meninggal dunia di tempat kejadian perkara.
Peristiwa kecelakaan maut di Tangerang itu sempat membuat arus lalu lintas di Jalur Raya Serang tersendat. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi korban dan mengamankan area kejadian.
Polisi menyebut kedua korban merupakan warga Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Balaraja untuk pemeriksaan visum et repertum.
“Korban dievakuasi ke RSUD Balaraja untuk dilakukan pemeriksaan visum et repertum,” katanya.
Saat ini sopir truk beserta kendaraan yang terlibat telah diamankan sebagai barang bukti. Unit Gakkum Satlantas Polresta Tangerang masih mendalami penyebab pasti insiden tersebut, termasuk kemungkinan adanya kelalaian pengemudi maupun faktor kondisi jalan.
“Kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan Unit Gakkum Satlantas Polresta Tangerang,” tutup Purbawa.
Penulis: Anwar
Editor: Redaksi BBI
