Tradisi Macet Sore Hari Kembali Terjadi di Gerbang Tol Cikande, Antrean Kendaraan Mengular Lebih dari 2 Kilometer
![]() |
| Padatnya arus pekerja pabrik dan truk logistik membuat akses keluar masuk kawasan industri Cikande lumpuh saat jam pulang kerja. |
Pantauan di lokasi sekitar pukul 17.00 WIB, kendaraan terlihat hanya bergerak perlahan. Kepadatan arus lalu lintas bahkan membuat akses keluar masuk kawasan industri ikut tersendat akibat tingginya volume kendaraan saat jam pulang kerja.
Sejumlah pengendara sepeda motor tampak harus mencari celah di antara antrean kendaraan besar yang memenuhi badan jalan. Kondisi itu disebut warga sudah menjadi pemandangan rutin setiap sore hari di kawasan industri Cikande.
“Kalau sore pasti macet, apalagi jam pulang kerja. Antreannya panjang dan sering bikin perjalanan jadi lama,” ujar salah seorang pengguna jalan.
Keluhan serupa disampaikan para pekerja pabrik yang setiap hari harus menghadapi kemacetan usai bekerja. Mereka menilai kondisi lalu lintas di sekitar akses Tol Cikande semakin padat dari waktu ke waktu.
“Habis kerja malah tambah capek di jalan. Kendaraan yang mau masuk dan keluar kawasan industri juga jadi susah bergerak,” kata seorang buruh pabrik.
Selain tingginya volume kendaraan pekerja, banyaknya truk logistik yang melintas di jalur kawasan industri disebut menjadi salah satu pemicu utama kemacetan di sekitar gerbang Tol Cikande.
Kemacetan yang terus berulang setiap sore itu kini dinilai sudah menjadi “tradisi” harian bagi masyarakat dan pekerja yang melintas di kawasan industri terbesar di Kabupaten Serang tersebut.
Warga berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera melakukan langkah konkret untuk mengurai kepadatan arus kendaraan, terutama saat jam sibuk sore hari agar aktivitas masyarakat dan distribusi logistik tidak terus terganggu.
Hingga Kamis petang, antrean kendaraan di sekitar akses Tol Cikande masih terjadi dan menjadi keluhan rutin masyarakat pengguna jalan di kawasan industri tersebut.
Penulis: Elfan
Editor: Noval Abraham
