Terungkap! Pria di Malaka yang Ditemukan Tinggal Tengkorak Dibunuh Tiga Anaknya
![]() |
| Kasus penemuan kerangka manusia di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya terungkap. Korban ternyata dibunuh oleh tiga anaknya sendiri setelah pertengkaran keluarga berujung maut. |
Jakarta, bbiterkini – Polisi mengungkap fakta mengejutkan di balik penemuan jasad pria yang tinggal tengkorak di kawasan hutan Kampung Baru, Dusun Aitiris B, Desa Meotroi, Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Korban bernama Antonius Nana (47) diduga tewas dibunuh oleh tiga anaknya sendiri.
Ketiga pelaku masing-masing berinisial YDA (27), ADN (18), dan AN (17). YDA diketahui merupakan anak tiri korban, sementara ADN dan AN adalah anak kandung Antonius.
Kasat Reskrim Polres Malaka, Iptu Dominggus Duran, mengatakan seluruh pelaku telah diamankan dan kini menjalani pemeriksaan intensif di Polres Malaka.
“Para pelaku merupakan anak tiri dan anak kandung korban. Semuanya sudah kami amankan di Polres Malaka,” ujar Dominggus kepada detikBali, Sabtu (16/5/2026).
Pulang dari Malaysia, Korban Terlibat Keributan
Kasus pembunuhan di Malaka itu bermula saat Antonius pulang dari Malaysia pada Selasa (28/4/2026). Setibanya di rumah, korban terlibat pertengkaran dengan istrinya, Leonarda Belak.
Dalam cekcok tersebut, Antonius diduga mengeluarkan kata-kata kasar hingga membuat suasana rumah memanas. Melihat ibunya dimarahi, YDA kemudian mencoba menegur korban.
Namun teguran itu justru memicu emosi Antonius hingga terjadi aksi saling pukul antara keduanya. Setelah keributan mereda, korban meninggalkan rumah.
Balok Kayu Jadi Awal Pembunuhan
Pada dini hari sekitar pukul 01.00 Wita, Antonius kembali pulang ke rumah. Namun pertengkaran kembali terjadi antara korban dan YDA.
Dalam perkelahian itu, YDA diduga melempar balok kayu ke arah Antonius hingga mengenai bagian leher korban. Antonius langsung jatuh tersungkur.
Tak lama setelah itu, ADN ikut menendang korban. Polisi menyebut ketiganya kemudian melakukan penganiayaan bersama hingga Antonius tidak sadarkan diri.
Jasad Dikubur 500 Meter dari Rumah
Setelah korban pingsan, para pelaku diduga panik dan berusaha menghilangkan jejak. Tubuh Antonius kemudian digotong ke area belakang rumah yang berjarak sekitar 500 meter sebelum dikuburkan secara diam-diam.
Kasus ini akhirnya terbongkar setelah warga menemukan kerangka manusia di kawasan hutan pada Selasa (12/5/2026). Penemuan tersebut sempat menggegerkan warga Desa Meotroi sebelum akhirnya polisi mengungkap identitas korban dan pelaku.
Saat ini Satreskrim Polres Malaka masih mendalami motif lengkap pembunuhan keluarga tersebut, termasuk kemungkinan adanya konflik rumah tangga yang telah berlangsung lama.
Penulis: Elfan
Editor: Noval Abraham
.webp)