SPPG Cikeusik Nanggala Dua Kawal Ketat MBG, Siswa SDN Cikeusik 5 Terima Bantuan Alat Tulis
![]() |
| Program MBG di Cikeusik tak hanya fokus pada pemenuhan gizi siswa, tetapi juga mulai menyentuh kebutuhan pendidikan dasar guna menjaga semangat belajar anak di sekolah. |
PANDEGLANG, bbiterkini – SPPG Cikeusik Nanggala Dua terus memperkuat pengawasan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pandeglang. Selain memastikan distribusi makanan berjalan tepat sasaran, bantuan alat tulis juga disalurkan kepada siswa SDN Cikeusik 5 sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan pendidikan anak.
Koordinasi dilakukan bersama pihak sekolah untuk memastikan makanan yang diterima siswa tetap higienis, berkualitas, dan sesuai standar program MBG.
Mitra SPPG Cikeusik Nanggala Dua, Dede Parman, mengatakan keberhasilan program MBG tidak hanya ditentukan oleh kualitas bahan makanan, tetapi juga kedisiplinan distribusi dan pengawasan di lingkungan sekolah.
“Kami memberikan apresiasi kepada SDN Cikeusik 5 yang sangat responsif dalam mendukung program ini. Komunikasi yang baik antara tim kami dan pihak sekolah menjadi kunci agar program berjalan tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi pertumbuhan serta konsentrasi belajar siswa,” ujar Dede, Kamis (21/5/2026).
Selain fokus pada pemenuhan gizi, pihaknya juga menilai kebutuhan perlengkapan belajar siswa harus mendapat perhatian agar semangat belajar anak tetap terjaga.
Karena itu, bantuan alat tulis turut diberikan kepada siswa usai pelaksanaan distribusi MBG di lingkungan sekolah.
“Dukungan terhadap program MBG tidak boleh berhenti pada pemenuhan gizi saja, tetapi juga harus menyentuh kebutuhan dasar belajar siswa seperti alat tulis. Dengan begitu semangat belajar anak-anak tetap terjaga dan angka putus sekolah dapat ditekan,” katanya.
Menurutnya, kecukupan gizi dan fasilitas belajar menjadi dua faktor penting dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter sejak usia dini.
Sementara itu, Penanggung Jawab (PIC) SDN Cikeusik 5, Enti, menyambut positif dukungan yang diberikan pihak SPPG dalam pelaksanaan program MBG di sekolahnya.
Ia menyebut program tersebut mulai memberikan dampak terhadap motivasi belajar dan tingkat kehadiran siswa di sekolah.
“Kami berterima kasih atas dukungan dan koordinasi yang baik dari SPPG Cikeusik Nanggala Dua. Kami berkomitmen mengawal pelaksanaan program ini di sekolah serta memastikan makanan dikonsumsi dengan baik oleh siswa sesuai standar kebersihan yang telah ditetapkan,” tuturnya.
Bantuan alat tulis yang diberikan juga dinilai membantu kebutuhan belajar siswa di tengah pelaksanaan program MBG yang terus berjalan di lingkungan sekolah.
Program MBG di wilayah Cikeusik kini tidak hanya diarahkan pada pemenuhan gizi siswa, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kualitas pendidikan dan masa depan anak sejak usia dini.
Penulis: Elfan
Editor: Redaksi BBI
