RS EMC Tangerang dan REAT Latih Relawan Ambulance Tangani Kondisi Darurat

25 Relawan Ikut Pelatihan First Aid di RS EMC Tangerang. (Foto Dok.Anwar)

Tangerang, bbiterkini – Sebanyak 25 relawan dari 10 komunitas ambulance mengikuti pelatihan First Aid untuk memperkuat kemampuan penanganan pasien darurat.

Kemampuan relawan ambulance dalam memberikan pertolongan pertama sebelum pasien tiba di rumah sakit menjadi faktor penting dalam penyelamatan nyawa. Untuk memperkuat kemampuan tersebut, RS EMC Tangerang bersama Relawan Escorting Ambulance Tangerang (REAT) menggelar pelatihan First Aid bagi relawan ambulance se-Tangerang, Jumat (23/5/2026).

Pelatihan yang berlangsung di RS EMC Tangerang itu diikuti 25 peserta dari 10 komunitas relawan ambulance. Peserta terdiri dari pengemudi ambulance, pendamping pasien, hingga tenaga pendukung layanan darurat yang selama ini bertugas di lapangan.

Mereka mendapat pembekalan langsung dari tim medis profesional terkait standar penanganan awal pasien dalam kondisi gawat darurat. Penanganan yang tepat pada menit-menit awal dinilai sangat menentukan keselamatan pasien sebelum mendapat tindakan medis lanjutan di rumah sakit.

Ketua Umum REAT mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah penting untuk menyamakan standar penanganan di lapangan agar relawan dapat bertindak cepat tanpa mengabaikan prosedur keselamatan pasien.

“Di lapangan kami sering menghadapi kondisi darurat dengan waktu yang sangat terbatas. Pelatihan ini membantu relawan memahami tindakan yang benar agar pertolongan yang diberikan benar-benar membantu korban,” ujarnya.

Sementara itu, tim medis RS EMC Tangerang menegaskan relawan ambulance merupakan bagian penting dalam rantai pelayanan kesehatan darurat. Penanganan awal yang tepat dinilai sangat berpengaruh terhadap kondisi pasien saat tiba di rumah sakit.

“Kesalahan penanganan pada menit pertama bisa berakibat fatal bagi pasien. Karena itu relawan ambulance harus memiliki keterampilan dasar yang benar dan sesuai standar medis,” kata salah satu instruktur medis.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mempelajari berbagai materi penting mulai dari pemeriksaan kesadaran dan pernapasan, teknik Resusitasi Jantung Paru (RJP), penanganan pendarahan dan patah tulang, hingga teknik pemindahan korban secara aman agar tidak memperparah cedera.

Materi diberikan melalui kombinasi teori dan simulasi praktik menggunakan manekin serta perlengkapan medis pendukung. Suasana pelatihan berlangsung aktif dengan antusiasme tinggi dari peserta yang terlibat langsung dalam simulasi penanganan pasien darurat.

Kegiatan tersebut di tutup dengan foto bersama. (Foto Dok.Anwar).

Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta dan sesi foto bersama. Kolaborasi antara RS EMC Tangerang dan REAT diharapkan menjadi langkah awal memperkuat standar pelayanan kegawatdaruratan relawan ambulance yang lebih profesional dan responsif di wilayah Tangerang.


Penulis: Anwar

Editor: Redaksi BBI 

Pilihan Redaksi

Trending Hari Ini

Tags