Pria Terjatuh ke Sumur di Kragilan, Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Korban Selamat
![]() |
| Tim SAR gabungan mengevakuasi Nasuhi (31) yang terjatuh ke dalam sumur di Desa Jeruk Tipis, Kragilan, Kabupaten Serang, Sabtu (30/5/2026). Foto: Dok. Damkar Kabupaten Serang. |
SERANG, BBITerkini – Seorang pria bernama Nasuhi (31), warga Kampung Cikopiyah RT 01/05, Desa Jeruk Tipis, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, berhasil diselamatkan setelah terjatuh ke dalam sumur pada Sabtu (30/5/2026).
Korban dievakuasi dalam kondisi selamat melalui operasi penyelamatan yang melibatkan tim gabungan dari Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Serang, Basarnas Banten, Polsek Kragilan, Puskesmas Kragilan, serta masyarakat setempat.
Kepala Bidang Damkar Kabupaten Serang, Yusuf Riesata, mengatakan laporan kejadian diterima dari seorang warga bernama Fira pada Sabtu sore. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya penyelamatan.
“Tim segera menuju lokasi setelah menerima laporan adanya warga yang terjatuh ke dalam sumur. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati karena kondisi lokasi cukup berisiko,” ujar Yusuf.
Berdasarkan data Damkar Kabupaten Serang, personel berangkat menuju lokasi pada pukul 16.17 WIB dan tiba sekitar pukul 16.52 WIB. Sementara Tim Rescue Basarnas Banten tiba pada pukul 17.55 WIB dan langsung bergabung dengan unsur SAR gabungan untuk mempercepat proses evakuasi.
Upaya penyelamatan berlangsung sekitar satu jam. Korban akhirnya berhasil dievakuasi dari dalam sumur pada pukul 18.07 WIB dalam keadaan selamat.
“Alhamdulillah korban berhasil dievakuasi dengan selamat. Korban mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan penanganan medis awal dari petugas kesehatan di lokasi,” kata Yusuf.
Setelah berhasil dievakuasi, korban segera mendapatkan penanganan lanjutan dari petugas kesehatan.
Yusuf mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam operasi penyelamatan tersebut. Menurutnya, sinergi antarlembaga dan dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan evakuasi.
Meski demikian, pihaknya mengakui masih terdapat kendala berupa keterbatasan peralatan penyelamatan di lapangan.
“Kendala yang kami hadapi adalah peralatan yang masih kurang memadai. Namun berkat kolaborasi seluruh unsur, termasuk Basarnas, kepolisian, tenaga kesehatan, dan masyarakat, korban dapat diselamatkan dengan baik,” ungkapnya.
Operasi penyelamatan ini melibatkan lima personel Basarnas Banten, delapan personel Damkar Kabupaten Serang, empat personel Polsek Kragilan, serta tiga petugas dari Puskesmas Kragilan.
Setelah korban berhasil dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis, operasi SAR dinyatakan selesai. Seluruh personel yang terlibat kemudian kembali ke satuan masing-masing.
Penulis: David Nababan
Editor: Redaksi BBI
