Modus Akun WA Palsu Catut Nama Polisi Kian Marak, Warga Diminta Waspada
![]() |
| Pelaku biasanya menggunakan foto profil pejabat hingga aparat kepolisian untuk meyakinkan korban. (Dok. Ilustrasi) |
SERANG, bbiterkini – Modus penipuan menggunakan akun WhatsApp (WA) palsu dengan mencatut nama aparat kepolisian hingga pejabat publik kini kembali marak terjadi.
Pelaku umumnya menggunakan foto profil anggota polisi, pejabat daerah, hingga tokoh tertentu untuk meyakinkan calon korban. Setelah itu, pelaku mulai menghubungi target dengan berbagai alasan mulai dari meminta bantuan, menawarkan kerja sama, hingga meminta sejumlah uang.
Fenomena tersebut dinilai semakin meresahkan masyarakat karena tidak sedikit warga yang terkecoh akibat foto dan identitas yang digunakan terlihat meyakinkan.
Praktik pencatutan identitas melalui aplikasi pesan instan juga dinilai dapat mencoreng nama baik pihak yang dicatut sekaligus berpotensi menimbulkan kerugian bagi masyarakat.
Masyarakat pun diminta lebih waspada apabila menerima pesan dari nomor tidak dikenal yang mengatasnamakan aparat penegak hukum maupun pejabat tertentu.
Beberapa ciri akun WA palsu di antaranya:
• Menggunakan nomor baru yang tidak dikenal.
• Memasang foto profil pejabat atau aparat.
• Menghubungi secara tiba-tiba.
• Meminta uang atau bantuan tertentu.
• Mengarahkan korban agar segera mentransfer dana.
• Menghubungi dengan bahasa mendesak.
Warga disarankan untuk melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum merespons pesan yang diterima.
Apabila menemukan indikasi akun palsu atau penipuan digital, masyarakat diminta segera melapor kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah membagikan data pribadi kepada pihak yang belum dipastikan identitasnya.
Di era digital saat ini, kewaspadaan menjadi langkah penting agar tidak menjadi korban penipuan berbasis media komunikasi.
(RED/BBI)
