InterSystems Buka Kantor di Jakarta, Bidik Percepatan Transformasi Digital Indonesia
![]() |
| InterSystems resmi membuka kantor baru di Jakarta untuk memperkuat dukungan transformasi digital dan integrasi data di Indonesia. |
JAKARTA, bbiterkini – intersystems.com resmi membuka kantor baru di Jakarta sebagai bagian dari ekspansi bisnis perusahaan di Indonesia. Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen perusahaan teknologi data global tersebut dalam mendukung percepatan transformasi digital nasional.
Indonesia dinilai menjadi salah satu pasar strategis di Asia Tenggara seiring pertumbuhan ekonomi digital, komputasi awan, hingga adopsi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang terus meningkat di berbagai sektor industri.
Melalui kehadiran kantor baru di Jakarta, InterSystems ingin memperkuat kolaborasi dengan pelanggan, mitra bisnis, serta pemangku kepentingan pemerintah dalam pengembangan interoperabilitas data dan infrastruktur digital nasional.
Regional Managing Director Asia Pacific InterSystems, Luciano Brustia mengatakan kebutuhan platform data real-time kini menjadi fondasi utama transformasi digital di Indonesia.
“Organisasi saat ini mulai mengubah data menjadi wawasan yang dapat ditindaklanjuti. Kebutuhan terhadap platform data yang andal dan real-time terus meningkat untuk mendorong inovasi dalam skala besar,” ujar Luciano.
Menurutnya, pembukaan kantor di Jakarta memungkinkan InterSystems bekerja lebih dekat dengan pelanggan dan mitra lokal sekaligus mempercepat implementasi teknologi di Indonesia.
Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia mendorong banyak sektor mulai memperkuat integrasi sistem dan pemanfaatan analitik data. Industri keuangan, rantai pasok, hingga layanan kesehatan menjadi sektor yang paling aktif mempercepat transformasi digital berbasis AI dan data real-time.
InterSystems menyebut teknologi mereka, termasuk InterSystems IRIS® Data Platform dan InterSystems IntelliCare™, telah digunakan sejumlah organisasi di Indonesia untuk mendukung integrasi sistem, interoperabilitas data, dan efisiensi operasional.
Selain memperkuat dukungan teknis lokal, perusahaan juga akan memperluas kerja sama dengan berbagai mitra di sektor layanan keuangan, logistik, dan kesehatan guna menjawab kebutuhan integrasi data yang semakin kompleks.
InterSystems menilai tantangan utama industri saat ini masih berkaitan dengan silo data, fragmentasi sistem, serta tingginya kebutuhan analitik real-time untuk mendukung pengambilan keputusan strategis.
Dengan platform data berkinerja tinggi dan teknologi interoperabilitas, perusahaan berharap dapat membantu organisasi di Indonesia membangun ekosistem digital yang lebih terhubung, efisien, dan tangguh.
Didirikan pada 1978 dan berkantor pusat di Boston, Massachusetts, InterSystems kini memiliki 38 kantor di 28 negara serta melayani pelanggan di lebih dari 80 negara.
Kehadiran InterSystems di Jakarta dinilai mempertegas meningkatnya persaingan perusahaan teknologi global dalam mendukung percepatan ekonomi digital Indonesia yang terus berkembang pesat.
Penulis: Ropiin
Editor: Noval Abraham
