BI Banten Bidik Banten Jadi Episentrum Ekonomi Syariah Nasional

QRIS Syariah dan UMKM halal di Banten tumbuh pesat, BI bidik jadi pusat ekonomi syariah nasional.

TANGERANG, bbiterkini – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten membidik Provinsi Banten sebagai episentrum baru ekonomi syariah nasional seiring pesatnya pertumbuhan sektor halal, transaksi digital syariah hingga penguatan UMKM berbasis wakaf produktif.

Kepala Kantor Perwakilan BI Banten, Ameriza M Moesa, mengatakan Banten memiliki kekuatan strategis yang dinilai sulit dimiliki daerah lain, mulai dari posisi geografis, basis pesantren hingga potensi wakaf yang besar.

“Banten memiliki enam potensi utama yang sangat kuat untuk berkolaborasi dan menjadikan daerah ini sebagai pusat kekuatan ekonomi syariah di Indonesia,” ujar Ameriza saat membuka SHAFARA dan DIGIWARA Festival 2026 di Tangerang, Jumat.

Enam sektor yang menjadi kekuatan utama ekonomi syariah Banten meliputi industri makanan halal, fesyen muslim, ekosistem pesantren, keuangan syariah, pembayaran digital serta gaya hidup halal.

Pertumbuhan ekosistem keuangan syariah di Banten juga terus menunjukkan tren positif. BI Banten mencatat pengguna layanan perbankan syariah tumbuh rata-rata 12,4 persen.

Lonjakan signifikan turut terjadi pada transaksi digital berbasis syariah. Nilai transaksi QRIS Syariah tercatat meningkat 46,2 persen dengan total transaksi mencapai Rp114 miliar.

Sementara sektor UMKM halal dan ekosistem keuangan digital syariah tumbuh sebesar 26,5 persen dengan nilai transaksi menembus Rp81 triliun.

Untuk memperkuat ekosistem halal, BI Banten terus memperluas kolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan melalui pembentukan Zona Kuliner Halal, Aman dan Sehat (Zona KHAS).

Program tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem halal berbasis usaha kecil sekaligus meningkatkan literasi dan kapasitas pelaku UMKM di Banten.

Selain itu, BI Banten juga menggencarkan edukasi wakaf produktif agar masyarakat tidak hanya berfokus pada wakaf aset tidak bergerak seperti tanah, namun juga mampu menciptakan nilai ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.

Di Tangerang Selatan, BI Banten bahkan telah menginisiasi program pemberdayaan UMKM berbasis wakaf produktif guna memperkuat ekonomi umat yang berdaya saing.

“Ke depan, kami bercita-cita agar masjid-masjid di Banten dapat dioptimalkan sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat. Mudah-mudahan program ini bisa menjadi role model yang dapat direplikasi di daerah lain,” kata Ameriza.


Penulis: David Nababan 

Editor: Arohman Ali 

Pilihan Redaksi

Trending Hari Ini

Tags