-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Tiga Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Tiba di Bandara Soetta

Sabtu, 04 April 2026 | 19.50.00 WIB Last Updated 2026-04-04T12:50:27Z
Peti Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon Tiba di RI: (tangkapan layar YouTube Setpres) 


JAKARTA, bbiterkini.com - Jenazah tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) dikabarkan telah tiba di Indonesia. 


Pesawat yang membawa jenazah tiga prajurit TNI itu tiba sekitar pukul 17.57 WIB, Sabtu, 04 April 2026, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). 


Kedatangan jenazah itu disambut oleh sejumlah prajurit TNI. 


Tiga peti jenazah terlihat dimasukkan ke dalam mobil jenazah yang berjumlah tiga unit. 


Upacara penyambutan direncanakan akan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. 


Ketiga prajurit yang gugur itu, di antaranya Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Praka Farizal Rhomadhon. 


Diketahui sebelumnya, pada Minggu, 29 Maret 2026, Praka Farizal Rhomadhon tewas usai proyektil meledak di dekat salah satu posisi kelompok tersebut di dekat Desa Adchit Al-Qusayr di Lebanon Selatan. 


Kemudian, keesokan harinya, Senin, 30 Maret 2026, PBB mengonfirmasi lagi dua prajurit TNI meninggal setelah sebuah ledakan menghantam konvoi logistik UNIFIL. 


Sementara dua lainnya terluka. Insiden itu, kata PBB, terjadi di dekat Bani Hayyan di Lebanon Selatan. 


Presiden Prabowo Subianto telah menyampaikan dukacita mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI saat menjalankan tugas dalam misi perdamaian di Lebanon. 


Prabowo menyatakan belasungkawa kepada keluarga para prajurit serta memberikan penghormatan atas pengabdian dan pengorbanan dalam menjalankan tugas negara. 


"Innalillahi waina ilaihi rajiun, turut berdukacita atas gugurnya Kapten Inf. Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadon saat menjalankan misi perdamaian di Timur Tengah," kata Prabowo melalui Instastory akun resmi Instagram @prabowo, Selasa, 31 Maret 2026. 


Prabowo menyatakan, pengabdian para prajurit merupakan bentuk dedikasi dan keberanian dalam menjaga perdamaian dunia sekaligus membawa nama baik Indonesia di kancah internasional. (*/red)