-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Diduga Ngaku Wartawan, Oknum Kirim Pesan WhatsApp Bernada Ancaman dan Minta Uang ke Pengusaha

Kamis, 09 April 2026 | 19.43.00 WIB Last Updated 2026-04-09T12:43:06Z
Dok. Screenshot Pesan Diduga Ngaku Wartawan WhatsApp 


Serang, bbiterkini – Seorang pengusaha mengaku menjadi korban dugaan pengancaman dan pemerasan yang dilakukan oleh oknum yang mengaku sebagai wartawan. Aksi tersebut diduga dilakukan melalui pesan WhatsApp dengan narasi yang mengandung tekanan serta permintaan sejumlah uang. Serang Kamis 09 April 2026.


Berdasarkan keterangan korban, oknum tersebut menghubungi dan menyampaikan adanya informasi yang disebut-sebut akan diberitakan. Namun dalam komunikasinya, oknum tersebut diduga menggunakan bahasa yang mengarah pada intimidasi agar korban memberikan uang.


“Sinyal kurang baik pak, cipta kondusif aja,” tulis oknum tersebut dalam pesan WhatsApp. Tak hanya itu, oknum tersebut juga diduga mencantumkan nomor dompet digital (Dana) untuk menerima uang dari korban.


Dalam lanjutan pesannya, oknum tersebut kembali menekan dengan kalimat, “Info selanjutnya ya pak, petunjuk baiknya seperti apa sebelum naik berita ya. Maaf, pencipta kondusif.”


Korban mengaku sempat merasa tertekan dan khawatir terhadap dampak yang mungkin timbul jika informasi tersebut benar-benar dipublikasikan. Dalam kondisi tersebut, pengusaha itu akhirnya memberikan sejumlah uang kepada oknum yang mengaku wartawan tersebut melalui nomor yang diberikan.


Namun setelah kejadian itu, korban menyadari adanya dugaan praktik pemerasan yang memanfaatkan profesi wartawan sebagai kedok. Ia pun berencana melaporkan peristiwa ini kepada pihak berwajib agar dapat diproses secara hukum.


Kasus ini menjadi sorotan karena dinilai mencoreng nama baik profesi jurnalistik. Wartawan sejatinya bekerja berdasarkan kode etik dan tidak dibenarkan meminta imbalan atau menggunakan tekanan dalam memperoleh informasi.


Masyarakat, khususnya para pelaku usaha, diimbau untuk lebih waspada terhadap pihak-pihak yang mengaku sebagai wartawan tanpa identitas dan legitimasi yang jelas. Jika menemukan indikasi serupa, disarankan segera melaporkan kepada aparat penegak hukum.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait. Aparat diharapkan dapat segera menyelidiki kasus ini guna memastikan kebenaran informasi serta memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.(*/red).