-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Ketua PERWATUSI Banten Ajak Masyarakat Jaga Kesehatan Tulang dan Kebugaran Selama Ramadan 1447 H

Selasa, 17 Februari 2026 | 19.02.00 WIB Last Updated 2026-02-17T12:02:22Z


Tangerang, bbiterkini – Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (PERWATUSI) Banten kembali menegaskan komitmennya dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan tulang dan kebugaran tubuh, khususnya di tengah pelaksanaan ibadah puasa.


Sebagai organisasi yang aktif mempromosikan kesehatan tulang, PERWATUSI secara konsisten menggelar senam osteoporosis serta edukasi pencegahan keropos tulang di berbagai daerah. 


Kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kesadaran publik, tetapi juga membangun budaya hidup sehat berbasis pencegahan.


Ketua PERWATUSI Banten, Otong Arif, menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh umat Muslim, khususnya anggota PERWATUSI di seluruh Indonesia.


“Selamat menunaikan dan menjalankan ibadah puasa 1447 H kepada seluruh masyarakat, khususnya keluarga besar PERWATUSI di seluruh Indonesia. Semoga Ramadan ini menjadi momentum untuk memperkuat keimanan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan diri,” ujar Arif.


Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga pola hidup sehat selama Ramadan. Menurutnya, ibadah yang optimal membutuhkan kondisi fisik yang prima, termasuk kesehatan tulang dan sendi yang sering kali terabaikan.


“Puasa bukan alasan untuk mengabaikan kesehatan. Justru di bulan Ramadan kita harus lebih disiplin menjaga asupan gizi, cairan tubuh, serta tetap melakukan aktivitas fisik ringan seperti senam osteoporosis agar kebugaran tetap terjaga hingga Hari Raya nanti,” tambahnya.


PERWATUSI menekankan bahwa pencegahan osteoporosis sejak dini merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas hidup. Melalui pendekatan edukatif dan kegiatan komunitas yang berkelanjutan, organisasi ini berupaya menghadirkan kesadaran kolektif bahwa kesehatan tulang adalah fondasi utama produktivitas dan kemandirian, terutama bagi masyarakat usia lanjut.


Momentum Ramadan, bagi PERWATUSI, bukan hanya ruang spiritual, tetapi juga kesempatan memperkuat disiplin hidup sehat demi meraih kemenangan lahir dan batin secara utuh.


Ega/dina