Tangerang, bbiterkini – Pelayanan PLN UP3 Cikokol kembali menjadi sorotan publik, Seorang pelanggan sekaligus ketua aktivis penggiat dimasyarakat Kota Tangerang,
S. Widodo SH yang biasa disapa Romo, menyampaikan protes keras atas lambannya penanganan penggantian Mini Circuit Breaker (MCB) yang sudah dinyatakan rusak dan wajib diganti oleh petugas PLN sendiri, namun tidak ditindaklanjuti dan hanya meninggalkan selembar kertas dari PT. PLN(Persero) Unit Induk Distribusi Banten, UP3 Cikokol.
“Ini sudah sangat keterlaluan. Petugas PLN sendiri yang menyatakan MCB lemah dan wajib diganti. Tapi setelah itu, kami dibiarkan tanpa kepastian apa pun. Alasan stok habis tidak boleh dijadikan kambing hitam ketika keselamatan pelanggan dipertaruhkan,” tegas Romo, kamis (27/11/2025).
Sudah sekian lama, Romo melaporkan kerusakan tersebut melalui berbagai jalur resmi—PLN 123, PLN Mobile, hingga telepon dan WhatsApp petugas. Namun tidak ada satu pun tindakan nyata dari PLN UP3 Cikokol.
Menurutnya, kondisi MCB yang sudah dilepas dan tidak dalam kondisi aman sangat memicu bahaya serius seperti korsleting, kerusakan instalasi, hingga kebakaran.
Hal ini menjadi pertanyaan besar besar, Masa PLN Tidak Mampu Sediakan MCB yang Harganya Puluhan Ribu dan alasan stok habis.
Romo menyebut pelayanan ini berpotensi kuat melanggar UU Pelayanan Publik, termasuk:
-Penundaan berlarut
-Pelayanan tidak kompeten
-Tidak ada kepastian waktu
-Mengabaikan keselamatan pelanggan
Romo juga meminta agar PLN memberikan surat resmi apabila benar-benar tidak mampu menyediakan MCB, agar pelanggan bisa membeli sendiri tanpa resiko pelanggaran teknis atau hukum.
“Kami siap beli sendiri. Yang penting aman. Tapi harus jelas hitam di atas putih. Jangan sampai karena kelalaian PLN, pelanggan justru disalahkan,” jelasnya.
Romo memberikan ultimatum:
Jika dalam 3×24 jam PLN UP3 Cikokol tidak memberikan tindakan nyata, laporan ini akan langsung dibawa ke Ombudsman RI sebagai dugaan maladministrasi serius.
Selain itu, Romo akan membuka pemantauan publik besar-besaran terhadap pelayanan PLN di seluruh wilayah Kota Tangerang.
“Kami tidak akan diam. Keselamatan pelanggan bukan bahan percobaan. Bila PLN lambat, kami akan bawa ini ke ranah publik dan hukum,” tegas Romo.
Ega
