BREAKING NEWS

Penerimaan Pajak Banten Naik 13,5 Persen, Tembus Rp25 Triliun hingga April 2026

Gedung Kanwil DJP Banten di Serang, Banten. Penerimaan pajak hingga April 2026 tumbuh 13,5 persen menjadi Rp25,02 triliun.

BANTEN, bbiterkini – Kinerja penerimaan pajak di Provinsi Banten menunjukkan tren positif pada awal 2026. Hingga akhir April 2026, realisasi penerimaan pajak tercatat mencapai Rp25,02 triliun atau tumbuh 13,5 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala Bidang Data dan Pengawasan Potensi Perpajakan Kanwil DJP Banten, Muhamad Riza Fahlevi, mengatakan pertumbuhan tersebut ditopang meningkatnya aktivitas ekonomi dan pergerakan sektor usaha di berbagai wilayah Banten.

“Pertumbuhan penerimaan didorong oleh aktivitas ekonomi dan sektor usaha yang semakin aktif,” kata Riza.

Berdasarkan data Kanwil DJP Banten, sektor aktivitas profesional menjadi penyumbang pertumbuhan tertinggi dengan lonjakan mencapai 155,51 persen. Pertumbuhan signifikan juga terjadi pada sektor real estat sebesar 46,92 persen serta perdagangan besar yang naik 27,61 persen.

Selain itu, sektor administrasi pemerintahan tumbuh 19,15 persen, pengangkutan dan pergudangan meningkat 14,67 persen, industri pengolahan naik 7,96 persen, dan aktivitas penyewaan bertambah 4,42 persen.

Secara keseluruhan, realisasi penerimaan Rp25,02 triliun tersebut telah mencapai 26,6 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 untuk wilayah Banten sebesar Rp94,07 triliun.

Dari sisi jenis pajak, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Dalam Negeri menjadi kontributor terbesar dengan porsi 29,1 persen. Sementara itu, PPN Impor menyumbang 27,11 persen terhadap total penerimaan pajak di Banten.

Optimalisasi penerimaan juga tercermin di tingkat unit vertikal Direktorat Jenderal Pajak. Hingga 30 April 2026, enam Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di lingkungan Kanwil DJP Banten mencatat pertumbuhan positif.

KPP Pratama Pandeglang menjadi unit dengan pertumbuhan tertinggi sebesar 20,77 persen. Sementara KPP Pratama Pondok Aren tercatat telah merealisasikan 32,41 persen dari target penerimaan tahun berjalan.

Kinerja penerimaan tersebut menjadi sinyal menguatnya aktivitas ekonomi di Banten pada awal 2026. Pergerakan sektor jasa profesional, perdagangan, industri pengolahan, hingga logistik dinilai mulai menunjukkan tren ekspansi seiring meningkatnya aktivitas usaha dan konsumsi domestik.


Penulis: David Nababan 

Editor: Arohman Ali 

Pilihan Redaksi

Trending Hari Ini