Pemkab Tanggamus Ajukan Pinjaman Rp65 Miliar ke PT SMI untuk Bangun Jalan dan Jembatan
![]() |
| Verifikasi lapangan mulai dilakukan, proyek ditargetkan mulai berjalan Agustus 2026 |
TANGGAMUS, bbiterkini – Pemerintah Kabupaten Tanggamus mengajukan pinjaman daerah senilai Rp65 miliar kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI untuk pembangunan 13 ruas jalan dan dua jembatan di sejumlah kecamatan.
Tahapan awal verifikasi dilakukan melalui rapat koordinasi bersama tim PT SMI di ruang rapat utama Kantor Bupati Tanggamus, Senin (18/5/2026) sore. Rapat dipimpin Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Tanggamus memaparkan kesiapan administrasi, teknis hingga manfaat ekonomi dari proyek yang diajukan melalui skema pinjaman daerah tersebut.
Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto mengatakan pembangunan akses jalan dan jembatan menjadi kebutuhan penting untuk mendukung konektivitas wilayah serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Ia juga memperkenalkan sejumlah potensi unggulan daerah, mulai dari sektor perkebunan kopi, pertanian hingga kawasan pesisir yang dinilai memiliki prospek besar untuk dikembangkan.
“Tanggamus memiliki potensi perkebunan, pertanian dan sektor pesisir yang cukup besar. Infrastruktur yang baik tentu akan sangat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Agus.
Kabupaten Tanggamus diketahui memiliki garis pantai sekitar 202 kilometer yang membentang dari Teluk Semaka hingga Kelumbayan. Selain itu, wilayah tersebut juga dikenal sebagai salah satu sentra kopi robusta terbesar di Provinsi Lampung dengan luas perkebunan mencapai lebih dari 41 ribu hektare.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Tanggamus, Hendra Wijaya Mega, menjelaskan kunjungan PT SMI menjadi bagian penting dalam proses penilaian sebelum keputusan final pinjaman ditetapkan.
“Ada tiga aspek utama yang menjadi penilaian PT SMI, yakni kelengkapan dokumen, kesiapan penganggaran, dan manfaat proyek terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” kata Hendra.
Ia menyebut total terdapat 15 titik pembangunan yang diajukan Pemkab Tanggamus, terdiri dari 13 ruas jalan dan dua jembatan yang tersebar di sejumlah wilayah seperti Kelumbayan, Way Nipah, Kotaagung, Talang Padang dan beberapa kecamatan lainnya.
Menurutnya, verifikasi lapangan akan melibatkan camat di wilayah lokasi pembangunan guna memastikan kesiapan proyek secara menyeluruh.
“Insya Allah akhir Juni sudah ada keputusan final terkait pinjaman PT SMI ini. Jika disetujui, Juli proses lelang selesai dan Agustus pekerjaan mulai terkontrak,” ujarnya.
Sementara itu, Tim Leader Pembiayaan Publik PT SMI, Joan Juliandi Tampubolon, mengatakan pihaknya ingin memastikan kesiapan Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam menjalankan proyek yang dibiayai melalui skema pinjaman daerah.
“Kami memastikan kesiapan dokumentasi penganggaran, kesiapan teknis seperti desain dan RAB, serta manfaat sosial dan ekonomi dari proyek yang diajukan,” kata Joan.
PT SMI, lanjut dia, juga akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dokumen teknis hingga kondisi lapangan agar proyek yang dijalankan benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat.
“Jalan dan jembatan yang diusulkan diharapkan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.
Turut hadir dalam rapat tersebut sejumlah kepala OPD, pejabat teknis Pemkab Tanggamus serta tim dari PT SMI.
Penulis: Syahbana
Editor: Redaksi BBI
