Eks Mall Matahari Disulap Jadi Gedung Kudus Sehat, Anggaran Capai Rp91 Miliar
![]() |
| Pemkab Kudus menargetkan pembangunan gedung layanan kesehatan terpadu itu rampung pada akhir 2026. |
KUDUS, bbiterkini – Pemerintah Kabupaten Kudus resmi memulai pembangunan Gedung Kudus Sehat di eks bangunan Mall Matahari, Selasa (19/5/2026). Proyek pengembangan RSUD Loekmono Hadi itu ditandai dengan peletakan batu pertama atau groundbreaking oleh jajaran pemerintah daerah.
Pembangunan gedung tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Kudus memperkuat layanan kesehatan sekaligus menghidupkan kembali kawasan eks pusat perbelanjaan yang sebelumnya tidak lagi beroperasi.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, mengatakan proyek mulai dikerjakan pada Mei 2026 dan ditargetkan selesai pada Desember mendatang. Pembangunan dilakukan menggunakan metode fast track guna mempercepat proses konstruksi.
“Mulai dikerjakan Mei ini sampai Desember nanti,” ujar Sam’ani usai kegiatan groundbreaking.
Gedung Kudus Sehat dirancang bukan sekadar pusat layanan medis. Pemkab Kudus juga menyiapkan kawasan terpadu yang menggabungkan fasilitas kesehatan, ruang UMKM, area komersial, hingga penginapan.
Di dalam gedung nantinya akan tersedia layanan rawat inap VIP, pusat perbelanjaan, ruang pelaku UMKM, hingga fasilitas hotel untuk menunjang kebutuhan pasien maupun keluarga pendamping.
“Nantinya akan ada rawat inap VIP, ada mall, ada penginapan atau hotel, ada juga UMKM,” katanya.
Sam’ani menjelaskan, bangunan tersebut akan memiliki tujuh lantai dengan total anggaran sekitar Rp91 miliar. Pendanaan proyek bersumber dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
“Dibangun dengan total anggaran Rp91 sekian miliar,” ucapnya.
Ia menegaskan proyek harus dikerjakan secara maksimal karena menggunakan anggaran publik. Karena itu, seluruh proses pembangunan diminta berjalan sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan yang telah ditetapkan.
“Kami berharap karena ini uang rakyat, dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Selain itu, Pemkab Kudus juga membuka ruang pengawasan kepada masyarakat agar pembangunan berjalan transparan dan sesuai perencanaan.
“Masyarakat bisa mengawasi jalannya pembangunan ini, sesuai dengan rencana yang telah kita rencanakan,” tandasnya.
Penulis: Mas Ageng Pinandita
Editor: Noval Abraham
