BREAKING NEWS

Balita Tewas dengan Belasan Luka Tusuk di Bekasi, Polisi Dalami Motif dan Kronologi

Garis polisi terpasang di lokasi tewasnya seorang balita di Jatisampurna, Kota Bekasi.

BEKASI, BBITerkini – Polisi masih mengusut kasus tewasnya seorang balita yang ditemukan dengan belasan luka tusuk di sebuah rumah kontrakan di wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi. Peristiwa tragis yang melibatkan kerabat dekat korban itu kini menjadi perhatian warga dan masih dalam penyelidikan intensif aparat kepolisian.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Bekasi Kota menyatakan fokus penyelidikan saat ini adalah mengungkap motif serta memastikan rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban kehilangan nyawa.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Andi Muhammad Iqbal, membenarkan pihaknya tengah menangani kasus tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dan tim penyidik masih mengumpulkan alat bukti di lokasi kejadian.

“Benar, kejadian tersebut sedang kami tangani. Saat ini tim masih melakukan penyelidikan secara mendalam untuk mengungkap seluruh fakta yang ada,” kata Iqbal, Jumat (29/5/2026).

Korban ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakan dengan kondisi mengenaskan. Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi menemukan lebih dari 10 luka tusuk dan luka sayatan pada sejumlah bagian tubuh korban.

Luka ditemukan pada bagian kepala, wajah, badan hingga area selangkangan. Polisi juga mendapati luka sayatan cukup parah pada bagian pipi korban.

“Luka yang ditemukan cukup banyak. Ada pada kepala, wajah, badan, hingga selangkangan. Kami perkirakan jumlah luka tusuknya lebih dari 10,” ujarnya.

Sementara itu, pria berinisial G (18) yang diduga terlibat dalam kasus tersebut belum dapat dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Pria yang diketahui merupakan paman korban itu mengalami luka pada bagian dada serta wajah dan sempat berada dalam kondisi kritis.

“Statusnya saat ini masih terduga pelaku. Kami masih menunggu kondisinya stabil agar bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Iqbal.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi juga memperoleh informasi dari pihak keluarga bahwa yang bersangkutan pernah menjalani pengobatan ke psikiater. Namun demikian, penyidik masih mendalami apakah kondisi tersebut memiliki keterkaitan dengan peristiwa yang terjadi.

Kasus ini sebelumnya menjadi sorotan publik setelah informasi dan video dari lokasi kejadian beredar di media sosial. Peristiwa itu disebut terjadi di sebuah rumah kontrakan di RW 10, Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.

Korban diketahui tinggal bersama neneknya yang berinisial M (60). Hingga Jumat malam, penyidik masih memeriksa sejumlah saksi dan menunggu kondisi terduga pelaku membaik untuk menjalani pemeriksaan.

Polisi memastikan seluruh fakta, motif, dan kronologi kejadian akan diungkap melalui proses penyelidikan yang masih berlangsung.


Penulis: Fandy

Editor: Noval Abraham 

Pilihan Redaksi

Trending Hari Ini