![]() |
| Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron. |
JAKARTA, bbiterkini.com - Sekretaris Kabinet (Seskab), Letkol Teddy Indra Wijaya mengungkap isi pertemuan antara Presiden RI, Prabowo Subianto dan Presiden Prancis, Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Selasa 14 April 2026.
Menurutnya, pertemuan yang berlangsung selama dua jam itu membahas sejumlah kerja sama.
"Pertemuan empat mata antara Presiden Prabowo dan Presiden Emmanuel Macron berlangsung selama lebih dari dua jam di Istana Élysée, Paris," ujar Teddy dalam akun Instagram @sekretariat.kabinet, Rabu, 15 April 2026.
Berdasarkan foto yang diunggah, terlihat Prabowo dan Macron duduk berhadapan di sebuah meja bundar besar.
Teddy menyampaikan, keduanya membahas peningkatan kerja sama di bidang energi, pendidikan, hingga investasi ekonomi jangka panjang.
"Pertemuan tersebut membahas peningkatan kerja sama di berbagai sektor, antara lain energi, pendidikan, komunikasi digital, serta investasi ekonomi jangka panjang," ujarnya.
Teddy menyampaikan, Prabowo dan Macron memiliki hubungan yang erat. Bahkan, hubungan tersebut sudah terjalin sebelum Prabowo menjabat sebagai Presiden RI.
"Hubungan kedua pemimpin telah terjalin erat sejak Presiden Prabowo masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan hingga saat ini," ujarnya.
Usai bertemu Macron, Prabowo bertolak kembali ke Indonesia. Sebelum bertemu Macron, Prabowo terlebih dahulu menemui Presiden Rusia, Vladimir Putin, di Istana Kremlin, Moskow, pada Senin, 13 April 2026.
Lawatan singkat selama dua hari ke dua negara adidaya itu berlangsung pada 13–14 April 2026.
Kedua negara tersebut merupakan dua dari lima negara pemegang hak veto di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta memiliki kekuatan besar di bidang ekonomi dan sumber daya energi. (*/red)
