![]() |
| Warga Iran mengikuti Salat Idul Fitri, menandai berakhirnya bulan suci Ramadan, di Masjid Agung Mosalla di Teheran, Sabtu, 21 Maret 2026. |
JAKARTA, bbiterkini.com - Ribuan umat Muslim di Iran melaksanakan Salat Idul Fitri yang jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Salat Id menandai berakhirnya puasa bulan Ramadan di tengah berkecamuknya perang di Timur Tengah.
Dilansir dari AFP, Sabtu, 21 Maret 2026, warga Iran melaksanakan Salat Idul Fitri, menandai berakhirnya bulan suci Ramadan sehari setelah sebagian besar negara muslim lainnya.
Saat fajar, kerumunan jemaah berkumpul di Masjid Agung Imam Khomeini di pusat Teheran, yang dinamai menurut nama pendiri Republik Islam tersebut.
Karena keterbatasan ruang, banyak jamaah melaksanakan Salat di luar, dengan televisi pemerintah menayangkan gambar-gambar area yang ramai di sekitar Masjid, meskipun ada risiko serangan.
Ibu Kota Iran telah dibombardir hampir setiap hari sejak serangan gabungan Amerika Serikat (AS)-Israel memulai perang pada 28 Februari, yang menewaskan para Pejabat Tinggi, termasuk Pemimpin Tertinggi Republik Islam tersebut.
Serangan pada Jumat malam, 20 Maret 2026, kembali menargetkan beberapa distrik di Teheran dan sekitarnya, serta Kota Isfahan di pusat, menurut Kantor Berita Fars.
Televisi Iran juga menayangkan warga Salat Id di tempat lain di negara itu, termasuk di Arak di bagian tengah, Zahedan di tenggara, dan Kota Abadan di barat. (*/red)
