-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

KPK: Ono Surono PDI-P Diduga Terima Aliran Uang dari Penyuap Ade Kuswara

Jumat, 16 Januari 2026 | 20.11.00 WIB Last Updated 2026-01-16T13:11:38Z
Ketua DPD PDI-P Jawa Barat, Ono Surono


JAKARTA, bbiterkini.com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri aliran dana kasus dugaan suap ijon proyek di Pemkab Bekasi dari Ketua DPD PDI-P Jawa Barat, Ono Surono.


Diketahui sebelumnya, Ono telah diperiksa penyidik KPK.


Penyidik KPK menduga Ono menerima aliran dana dari penyuap Bupati Kabupaten Bekasi, Ade Kuswara Kunang, Sarjan.


“Ya, diduga ikut menerima aliran uang dari saudara SRJ (Sarjan),” kata Juru Bicara (Jubir) KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis, 15 Januari 2026.


Namun Budi belum bisa menyampaikan nilai dana yang diterima Ono. Pasalnya, kata dia, penyidik KPK masih mendalami aliran dana tersebut.


“Untuk jumlah nanti kami akan update lagi karena memang ini masih akan terus didalami apakah penerimaannya ini saja atau juga ada penerimaan-penerimaan lainnya,” ujarnya.


Budi juga menyampaikan, penyidik masih mendalami modus pemberian uang tersebut.


“Ini kaitannya seperti apa, tentu ini masih akan terus didalami maksud dan tujuan pemberian itu ya, termasuk juga nanti penyidik juga pasti akan mengklarifikasi kepada saksi-saksi lainnya,” tuturnya.


“Apakah juga ada modus ataupun penerimaan-penerimaan serupa yang juga dilakukan oleh para pihak-pihak di DPRD Bekasi,” imbuhnya.


Diketahui, Ketua DPD PDI-P Jawa Barat, Ono Surono telah diperiksa penyidik KPK terkait kasus suap ijon proyek di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, pada Kamis, 15 Januari 2026. Dari keterangan Ono, penyidik mendalami aliran dana.


Ono Surono keluar ruangan pemeriksaan sekitar pukul 14.10 WIB. Dengan demikian, Ono diperiksa sekitar 6 jam sejak kedatangannya pukul 08.23 WIB.


Dengan kenakan kaos hitam dibalut jaket hitam serta masker hitam, Ono menuruni tangga. Setelahnya, Ono berjakan ke arah pintu keluar.


Ono mengaku dimintai keterangan dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPD PDIP. Ia memperkirakan telah ditanya 15 pertanyaan oleh penyidik.


“Sekitar 15-an (pertanyaan) lah ya,” ujar Ono kepada wartawan sambil berjalan meninggalkan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.


Ono juga mengaku sempat ditanyakan soal aliran uang suap ijon proyek dalam perkara Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang. Namun, ia enggan mengungkap detil aliran uang yang ditanyakan penyidik.


“Ya, ada beberapa lah yang ditanyakan (alliran uang). Nanti tanya penyidik aja kalo gitu ya. Intinya kita sudah menjawab, ya nanti bisa ke penyidik ya,” ujarnya. (*/red)